Minggu, 12 Agustus 2012

NPV vs Profit Sharing


ABSTRAK
Sebelum menentukan proyek investasi, hal yang terpenting adalah penilaian kelayakan dari proyek investasi tersebut yang merupakan bagian dari kinerja keuangan. Dalam menentukan usulan proyek investasi mana yang akan diterima atau ditolak, maka usulan proyek investasi tersebut harus dinilai terlebih dahulu. Secara umum, didalam menilai kelayakan investasi ini banyak menggunakan metode time value of money dengan analisis net present value (NPV), yang mengunakan cash flow yang telah didiskontokan dengan interest rate sebagai perbandingan. Dalam analisis net present value yang harus diperhatikan adalah tingkat bunga yang ditawarkan, karena bunga merupakan jumlah tingkat keuntungan yang diterima oleh investor secara tetap. Artinya, jika bunga telah ditetapkan, sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk membayarnya secara utuh walaupun perusahaan tersebut dalam keadaan rugi, hal ini akan menimbulkan kesenjangan ekonomi yang pada akhirnya yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin. Tidak adanya pembagian resiko dalam dalam analisis net present value ini menyebabkan ketidakadilan antara pemilik modal dan pengelola modal. Mencari laba adalah tujuan dari sebuah usaha, namun memperhatikan kesejahteraan orang lain adalah sebuah perbuatan yang mulia. Ekonomi Islam, melalui analisis profit sharing memberikan sudut pandang yang berbeda dalam menentukan layak atau tidaknya sebuah proyek investasi. Dimana ketentuan untung dibagi berdasarkan produktifitas nyata dan kerugian ditanggung secara bersama-sama, sehingga tidak ada pihak yang terdzalimi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research), yaitu dengan cara mengambil dan mengumpulkan data dari literatur yang berhubungan dengan masalah yang dibahas. Data-data tersebut diperoleh dari buku-buku ilmiah, laporan penelitian, karangan-karangan ilmiah, ensiklopedia serta sumber-sumber tertulis baik cetak maupun elektronik lain yang dikelompokkan menjadi data primer dan sekunder yang kemudian diolah melalui pendekatan analisis kualitatif.

Setelah diadakan penelitian perbedaan yang paling penting adalah soal ada tidaknya pembagian resiko dan keuntungan, di mana dalam sistem bunga hal ini tidak terjadi (no risk and return sharing). Sekali tingkat bunga ditetapkan maka menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk membayarnya, tidak peduli apakah dana yang dimanfaatkan itu mendapatkan keuntungan atau kerugian. Sebaliknya, bunga menjadi suatu perolehan tetap dan pasti (fixed and certain return) bagi pihak investor.

Kata kunci:  Investasi, Time Value Of Money, Net Presen Value, Interest rate,   Cash Flow, Resiko, Profit Sharing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar